Scroll untuk baca artikel
Teknologi

iPhone Makin Tak Laku dan Pangsa Pasar Terjun Bebas, HP China ini Jadi Raja Penjualan HP

×

iPhone Makin Tak Laku dan Pangsa Pasar Terjun Bebas, HP China ini Jadi Raja Penjualan HP

Sebarkan artikel ini

Xiaomi sukses menjadi pemimpin pasar dengan raihan 19% pangsa dan kenaikan pengapalan 40% daripada tahun sebelumnya.

iphone 17. Dok Mac Rumors
iphone 17. Dok Mac Rumors

Jakarta (Kronikdaily.com) — Apple harus menerima kenyataan pahit setelah posisi iphone tergeser dari pasar handphone (HP) China pada kuartal pertama 2025.

Data terbaru Canalys menyebut pasar smartphone China tumbuh 5% dengan total pengapalan mencapai 70,9 juta unit. Xiaomi sukses menjadi pemimpin pasar dengan raihan 19% pangsa dan kenaikan pengapalan 40% daripada tahun sebelumnya.

Lonjakan itu tak lepas dari kekuatan ekosistem produk Xiaomi dan efek subsidi nasional sejak 8 Januari 2025 lalu. Program subsidi itu memberikan potongan harga hingga 15% untuk perangkat di bawah 6.000 yuan atau Rp13 juta.

BACA JUGA: Rekomendasi HP Harga 1 Jutaan Spesifikasi Gahar 2025

Kebijakan itu mendorong penjualan smartphone, tablet, dan smartwatch buatan lokal seperti Xiaomi dan Huawei. Huawei berada di peringkat kedua dengan pangsa 18% dan kenaikan pengapalan 12% secara tahunan.

Produk unggulan seperti Huawei Mate XT dan Pura X jadi daya tarik utama dengan peluncuran HarmonyOS Next. Sementara itu, Apple turun ke peringkat lima dengan hanya 13% pangsa pasar pada kuartal ini.

iPhone makin sulit bersaing di tengah sentimen nasionalisme konsumen dan kebijakan subsidi yang tak menguntungkan model premium. Sedangkan, Oppo dan Vivo masing-masing mengisi peringkat tiga dan empat, masing-masing dengan 15% pangsa pasar.

Teknologi AI juga ikut memengaruhi tren pasar. Sekitar 22% smartphone yang dikapalkan mendukung fitur AI.

Apple Tekanan

Canalys memprediksi ponsel berfitur AI bakal meraih 40% pangsa pasar China pada akhir tahun 2025. Penurunan Apple itu menunjukkan tekanan besar yang harus mereka hadapi di pasar terbesar dunia tersebut.

China selama ini menjadi salah satu pasar utama Apple sekaligus pusat produksi iPhone secara global. Kini, dominasi Apple terancam merek lokal yang lebih adaptif dalam strategi harga dan teknologi.

Xiaomi membuktikan diri sebagai pemimpin pasar domestik yang unggul dalam inovasi dan segmentasi produk. Sementara Apple harus segera menyesuaikan strategi jika ingin kembali kompetitif di wilayah Asia Timur.

Tekanan itu juga bisa memengaruhi kinerja global Apple mengingat China menyumbang porsi pendapatan signifikan. Pergeseran kekuatan itu menjadi sinyal peringatan serius bagi HP iPhone yang selama ini bergantung pada pasar China.