Scroll untuk baca artikel
Ekonomi

IHSG 14 Januari 2026 Bisa Uji Area 9.000, ini Rekomendasi Saham Terbaik

×

IHSG 14 Januari 2026 Bisa Uji Area 9.000, ini Rekomendasi Saham Terbaik

Sebarkan artikel ini

Level 8.970 menjadi resistance terdekat sebelum indeks menguji area psikologis 9.000.

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Rabu. Dok ANTARA
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Rabu. Dok ANTARA

Kronikdaily.com (Jakarta) — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bisa bergerak variatif dengan kecenderungan menguat pada perdagangan Rabu, 14 Januari 2026. Indeks sebelumnya berhasil menutup perdagangan dengan naik 0,72 persen ke level 8.948 setelah rebound di akhir sesi.

Penguatan IHSG pada Selasa bertopang pada kenaikan 348 saham meski ada 327 saham melemah dan 131 saham bergerak stagnan. Nilai transaksi tercatat Rp33,54 triliun dan turun dari hari sebelumnya.

IHSG Selasa 13 Januari 2026 Siap Rebound, ini Level Krusial dan Saham Potensial

IHSG Hadapi Resistance 8.970 hingga 9.000

Organisasi riset dan trading WH Project menilai IHSG belum menunjukkan sinyal pembalikan tren. Tekanan jual masih datang dari saham new blue chips.

Analis WH Project, William Hartanto, menyebut IHSG bergerak mixed pada rentang 8.900 hingga 9.000. Level 8.970 menjadi resistance terdekat sebelum indeks menguji area psikologis 9.000.

Simak Berita Ekonomi Lainnya 

William menyarankan investor mengutamakan strategi buy on weakness. “Tekanan jual besar masih membayangi saham berkapitalisasi besar baru,” kata dia.

Rekomendasi Saham dari WH Project

WH Project merekomendasikan saham TINS, NCKL, TUGU, dan ADMR untuk perdagangan hari ini. Saham tersebut terbilang memiliki struktur teknikal yang relatif stabil.

Aksi Beli Asing Angkat IHSG

Penguatan IHSG terdorong aksi beli investor asing senilai Rp1,45 triliun. Minat beli terfokus pada saham sektor nikel.

Saham MBMA, MDKA, dan INCO memimpin penguatan. Sentimen muncul dari rencana pemangkasan produksi nikel Indonesia pada 2025. Kebijakan tersebut mendorong harga nikel global.

Sentimen Global Masih Menekan Pasar

Meski begitu, Bursa Wall Street ditutup melemah. Dow Jones turun 0,80 persen. S&P 500 melemah 0,19 persen. Nasdaq terkoreksi 0,10 persen.

Tekanan global membuat investor domestik lebih selektif. Rupiah bergerak di kisaran 16.800. Ketidakpastian geopolitik juga menekan psikologi pasar.

Proyeksi Teknis dari BRI Danareksa dan MNC Sekuritas

Analis BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, melihat IHSG masih berpeluang menguat terbatas. Resistance berada di 8.970 hingga 9.000. Support terdekat berada di level 8.860.

Pelaku pasar mencermati pergerakan rupiah, harga emas, dan minyak. Investor juga menunggu rilis neraca perdagangan China dan data retail sales Amerika Serikat.

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai IHSG berada di awal wave iii. Indeks berpeluang menguji area 9.032 hingga 9.100.

Saham Pilihan Hari Ini

Rekomendasi saham hari ini meliputi MLPL, PGEO, dan MBMA. Strategi buy on weakness cocok untuk memanfaatkan penguatan selektif.