Jakarta (Kronikdaily) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan tren positif pada perdagangan hari ini, Kamis, 6 Maret 2025. Sehari sebelumnya, IHSG melonjak 2,37 persen ke level 6.531 atas dorongan kenaikan 424 saham. Sementara 182 saham melemah dan 191 saham stagnan.
Nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) tercatat Rp13,33 triliun. Nilai itu sedikit lebih rendah daripada perdagangan sebelumnya yang mencapai Rp13,85 triliun.
Menurut analisis Tim Riset PT CGS International Sekuritas Indonesia, penguatan tiga indeks utama di Wall Street menjadi faktor pendukung pergerakan IHSG hari ini.
“IHSG bisa melanjutkan penguatan dengan level support di 6.450 dan 6.370. Sedangkan, level resistance di 6.615 dan 6.695,” tulis Tim Riset CGS International Sekuritas dalam analisis hariannya.
Bursa saham Amerika Serikat menguat setelah Presiden Donald Trump menunda tarif impor untuk produsen mobil selama satu bulan. Indeks Dow Jones naik 1,14 persen, S&P 500 menguat 1,12 persen, dan Nasdaq melonjak 1,46 persen.
Selain itu, kenaikan harga sejumlah komoditas unggulan, seperti emas, batu bara, minyak sawit mentah (CPO), timah, tembaga, gas alam, dan perak menjadi katalis positif bagi IHSG.
Tim Riset CGS International Sekuritas memberikan rekomendasikan akumulasi pembelian saham untuk perdagangan hari ini, Kamis, 6 Maret 2025. Mulai dari BBNI, INDF, GOTO, ANTM, SCMA, dan AKRA.











