Jakarta – Sejumlah pemain voli asal Indonesia resmi mendaftarkan diri untuk seleksi kuota Asia di Liga Voli Korea musim 2025/2026.
Federasi Bola Voli Korea Selatan (KOVO) mengumumkan total 143 pemain melamar kuota Asia untuk musim depan. Dari jumlah tersebut, 100 pemain berasal dari kategori putra dan 43 pemain dari kategori putri.
Menurut laporan Sports Seoul, Indonesia menjadi negara dengan jumlah pendaftar terbanyak kedua dalam kategori putra, mengirimkan sembilan pemain. Sementara itu, hanya satu pemain putri Indonesia yang ikut seleksi musim ini.
Daftar Pemain Voli Indonesia di Seleksi Liga Korea 2025
Sembilan pemain putra Indonesia yang mengikuti seleksi kuota Asia Liga Voli Korea musim itu adalah:
- Doni Haryono (outside hitter)
- Rivan Nurmulki (opposite hitter)
- Agil Angga (outside hitter)
- Sandi Akbar (outside hitter)
- Luvi Nugraha (opposite hitter)
- Dawuda Alaihimas Sallam (opposite hitter)
- Fahry Septian (outside hitter)
- Nizar Zulfikar (setter)
- Dio Zulfikri (setter)
Sementara itu, satu pemain putri yang ikut seleksi adalah Yolla Yuliana. Hal itu menjadi kali kedua Yolla mencoba masuk Liga Voli Korea setelah gagal pada musim sebelumnya.
Negara Pengirim Pemain Terbanyak ke Liga Voli Korea
Dalam kategori putra, Australia mengirimkan jumlah pemain terbanyak dengan 11 pemain. Indonesia berada di posisi kedua dengan sembilan pemain.
Sementara itu, dalam kategori putri, Jepang menjadi negara dengan jumlah pendaftar terbanyak, mengirimkan enam pemain.
Pendaftaran Kuota Asia Masih Buka
Jumlah pemain kuota Asia di Liga Voli Korea musim depan masih bisa bertambah. KOVO masih membuka pendaftaran bagi pemain Asia yang bermain di Liga Voli Korea musim ini. Pemain seperti Megawati Hangestri Pertiwi mendapat kesempatan untuk mendaftar hingga 10 April 2025.
Seleksi kuota Asia akan berlangsung pada 11 April 2025 di Hotel Mayfield. Pemain yang lolos seleksi bisa bergabung dengan klub pada 1 Juli 2025. Kontrak berlaku sejak penandatanganan hingga 31 Mei 2026.
Gaji Pemain Kuota Asia di Liga Voli Korea
Pemain yang terpilih dalam kuota Asia mendapatkan kontrak dengan nilai gaji yang KOVO tetapkan.
- Pemain putra tahun pertama: US$100 ribu (sekitar Rp1,6 miliar)
- Pemain putri tahun pertama: US$120 ribu (sekitar Rp1,9 miliar)
- Pemain putra tahun kedua: US$120 ribu (sekitar Rp1,9 miliar)
- Pemain putri tahun kedua: US$150 ribu (sekitar Rp2,4 miliar)
Adanya kesempatan itu, para pemain voli Indonesia berpeluang untuk bersaing di level internasional dan meniti karier profesional di Korea Selatan.











