Scroll untuk baca artikel
Bola

5 Alasan Arsenal Bisa Comeback Lawan PSG di Semifinal Liga Champions

×

5 Alasan Arsenal Bisa Comeback Lawan PSG di Semifinal Liga Champions

Sebarkan artikel ini

Setelah tertinggal 0-1 di leg pertama, Mikel Arteta menyebut timnya butuh keajaiban.

Arsenal vs PSG di Semifinal Liga Champions. Dok Arsenal
Arsenal vs PSG di Semifinal Liga Champions. Dok Arsenal

London (Kronikdaily.com) — Arsenal akan menjalani laga penentuan di semifinal Liga Champions melawan Paris Saint-Germain (PSG) pada Kamis dini hari, 8 Mei 2025. Setelah tertinggal 0-1 di leg pertama, Mikel Arteta menyebut timnya butuh keajaiban. Namun, musim ini penuh kejutan bagi The Gunners.

Berikut lima alasan Arsenal masih bisa membalikkan keadaan dari PSG dan melaju ke final UEFA Champions League di Munich:

  1. Arsenal Tajam di Laga Tandang

Arsenal mencetak 16 gol tandang di Liga Champions musim ini menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah klub. Sebelumnya, torehan terbaik hanya 10 gol pada musim 2002/03 dan 2003/04. Catatan itu menunjukkan lini serang Arsenal sangat produktif saat main di luar kandang.

BACA JUGA: Jadwal Lengkap Semifinal Liga Champions, Europa, dan Conference

  1. Gol di Stadion Bernabeu Buktikan Mental Kuat

Arsenal mampu mencetak dua gol ke gawang Real Madrid di Santiago Bernabeu. Hasil itu memberi tiket ke semifinal dan bukti mereka bisa tampil perkasa di markas lawan.

  1. Bukayo Saka On Fire

Saka tampil konsisten dan tajam sepanjang musim ini. Ia menjadi andalan utama dalam menciptakan peluang dan mencetak gol. Performanya bisa menjadi pembeda di Paris. Meski begitu, performanya dalam beberapa pekan terakhir sedang menurun.

  1. Arteta Punya Rekam Jejak Bangkit

Mikel Arteta sering membawa Arsenal bangkit dari keterpurukan. Ia piawai membaca situasi dan melakukan perubahan taktik yang tepat di saat krusial.

  1. Dukungan Suporter

Fans Arsenal selalu hadir di setiap pertandingan penting. Atmosfer positif itu memberikan semangat ekstra bagi para pemain untuk tampil habis-habisan di leg kedua.