Scroll untuk baca artikel
Ekonomi

BEI Bekukan 6 Saham yang Meroket, 6 Emiten Lain Kembali Aktif

×

BEI Bekukan 6 Saham yang Meroket, 6 Emiten Lain Kembali Aktif

Sebarkan artikel ini

BEI menilai pergerakan harga saham tersebut tidak wajar secara kumulatif.

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Jumat. Dok ANTARA
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Jumat. Dok ANTARA

Kronikdaily.com (Jakarta) — PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengambil langkah tegas untuk menjaga stabilitas pasar saham nasional. Bursa menghentikan sementara perdagangan enam emiten yang mencatat lonjakan harga signifikan.

Di saat bersamaan, BEI juga membuka kembali suspensi enam saham lain mulai perdagangan hari ini.

IHSG 22 Januari 2026 Rebound Kuat ke Level 9.050 remembers Pelemahan

BEI membekukan perdagangan saham enam emiten mulai sesi I Jumat, 23 Januari 2026. Kebijakan itu berlaku di pasar reguler dan pasar tunai.

Enam emiten yang terkena suspensi meliputi:

  • PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS),
  • PT Artha Mahiya Investama Tbk (AIMS),
  • PT Surya Permata Andalan Tbk (NATO),
  • PT Tirta Mahakam Resources Tbk (TIRT),
  • PT Satu Visi Putra Tbk (VISI),
  • PT Dosni Roha Indonesia Tbk (ZBRA).

Simak Berita Ekonomi Lainnya 

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menyebut lonjakan harga menjadi alasan utama. BEI menilai pergerakan harga saham tersebut tidak wajar secara kumulatif.

Cooling Down Pasar

BEI menerapkan suspensi sebagai langkah perlindungan investor ritel dan institusi.

Kebijakan itu memberi waktu bagi pelaku pasar untuk menganalisis informasi secara rasional.

Yulianto meminta investor mencermati keterbukaan informasi dari masing-masing emiten. “BEI ingin memastikan keputusan investasi dibuat berdasarkan data yang valid,” kata dia.

Suspensi ZBRA Diperpanjang Akibat Pailit

BEI memperpanjang suspensi saham ZBRA di seluruh pasar. Keputusan itu berlaku sejak sesi I Kamis, 22 Januari 2026.

Pengadilan Niaga Jakarta Pusat menyatakan anak usaha ZBRA, PT Dos Ni Roha, berstatus pailit. BEI menilai kondisi itu menimbulkan ketidakpastian kelangsungan usaha perseroan.

Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 3 BEI, Lidia M. Panjaitan, menegaskan BEI akan membuka kembali perdagangan ZBRA setelah pengumuman resmi berikutnya.

6 Saham Resmi Bebas Suspensi

BEI juga mencabut suspensi terhadap enam emiten lainnya. Saham-saham itu kembali diperdagangkan mulai sesi I Jumat, 23 Januari 2026.

Enam emiten tersebut meliputi:

  • PT Morenzo Abadi Perkasa Tbk (ENZO),
  • PT Trimitra Prawara Goldland Tbk (ATAP),
  • PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA),
  • PT Arkora Hydro Tbk (ARKO),
  • PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE),
  • PT Logindo Samudramakmur Tbk (LEAD).

Atas pencabutan itu, investor kembali dapat memperdagangkan saham tersebut secara normal. (Ipot)