Scroll untuk baca artikel
Ekonomi

IHSG Berpotensi Terus Menguat, Analis Rekomendasi Saham ini

×

IHSG Berpotensi Terus Menguat, Analis Rekomendasi Saham ini

Sebarkan artikel ini

Penguatan tersebut muncul setelah indeks bertahan di area teknikal penting.

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Rabu. Dok ANTARA
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Rabu. Dok ANTARA

Kronikdaily.com (Jakarta) — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka peluang penguatan lanjutan pada perdagangan hari ini, Rabu, 17 Desember 2015. IHSG sebelumnya naik 0,43 persen ke level 8.686. Penguatan tersebut muncul setelah indeks bertahan di area teknikal penting.

Tim riset WH Project melihat IHSG mampu menjaga posisi di atas demand zone 8.612. Kondisi itu menandakan tekanan jual mulai mereda. Pasar juga memasuki fase jenuh jual setelah pelemahan tajam pada 11 Desember 2025.

Analis WH Project, William Hartanto, memproyeksikan IHSG bergerak dalam kisaran 8.600 hingga 8.700. Ia menilai peluang rebound tetap terbuka selama indeks bertahan di atas zona permintaan.

Sinyal Teknikal Dukung Potensi Rebound

William menyoroti pola candlestick harian IHSG yang membentuk dragonfly doji. Pola itu sering muncul saat tekanan jual mulai melemah. Kondisi tersebut membuka peluang pembalikan arah jangka pendek.

Ia juga menilai momentum window dressing akhir tahun mulai terasa. Aktivitas itu berpotensi mendorong penguatan lanjutan di pasar saham domestik.

Rekomendasi Saham dari WH Project

Untuk perdagangan hari ini, Rabu, 17 Desember 2025, WH Project menyarankan akumulasi pada saham ESSA, UNVR, dan ASRI. Saham tersebut memiliki peluang teknikal yang menarik dalam jangka pendek.

Pasar Menanti Keputusan BI Rate

Dari sisi makro, pasar menunggu hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia. Konsensus memperkirakan BI akan mempertahankan suku bunga acuan di level 4,75 persen.

Technical Analyst BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, menyebut IHSG menguji resistance 8.710. Support terdekat berada di area 8.630. Ia mencatat aksi beli kembali saham konglomerasi mendorong rebound sesi kedua kemarin.

Rekomendasi Saham BRI Danareksa

BRI Danareksa merekomendasikan tiga saham untuk dicermati NCKL, INDY, dan CBDK. Ketiganya juga memiliki pergerakan teknikal yang mendukung strategi trading.

BNI Sekuritas juga merilis rekomendasi saham dengan strategi speculative buy.

Untuk itu, Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Karina RF, juga menekankan pentingnya disiplin pada area beli dan batas risiko.

Daftar Saham Speculative Buy BNI Sekuritas

  • AMRT berada di area beli Rp1.895–1.905 dengan target Rp1.915–1.960. Cut loss ditempatkan di bawah Rp1.885.
  • BRPT memiliki area beli Rp3.620–3.640 dengan target Rp3.670–3.760. Cut loss berada di bawah Rp3.580.
  • BKSL direkomendasikan beli di Rp138–140 dengan target Rp142–145. Cut loss di bawah Rp137.
  • SMDR berada di area beli Rp338–340 dengan target Rp342–352. Cut loss di bawah Rp334.
  • BUMI direkomendasikan beli di Rp344–348 dengan target Rp352–360. Cut loss di bawah Rp340.
  • CDIA memiliki area beli Rp1.830–1.840 dengan target Rp1.850–1.905. Cut loss di bawah Rp1.820.