Jakarta — Sejumlah rekomendasi saham bisa menguntungkan para investor di tengah potensi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang melemah pada perdagangan Selasa, 11 Maret 2025. Sebab, pelaku pasar perlu mencermati pergerakan indeks dan menyesuaikan strategi investasi sesuai sentimen yang berkembang.
Tren itu terjadi setelah IHSG turun 0,57 persen ke level 6.598 pada perdagangan sebelumnya. Terdapat 368 saham mengalami koreksi dengan 226 saham menguat dan 210 saham stagnan.
Volume transaksi hanya Rp9,46 triliun, lebih rendah dari Jumat pekan lalu yang mencapai Rp10,4 triliun.
Tim Riset PT CGS International Sekuritas Indonesia menyebutkan penurunan tiga indeks utama Wall Street menjadi faktor utama pelemahan IHSG.
Di antaranya Indeks Dow Jones merosot 2,08 persen, S&P 500 turun 2,69 persen, dan Nasdaq anjlok 4 persen akibat kekhawatiran resesi ekonomi.
Selain itu, rencana Kementerian ESDM menaikkan tarif royalti batu bara dan mineral logam, seperti nikel, tembaga, dan emas juga memberi tekanan pada pasar.
Pergerakan IHSG dan Level Support-Resistance
IHSG bisa bergerak dalam rentang support di 6.530 dan 6.460, sedangkan level resistance berada di 6.670 dan 6.735.
Untuk itu, aksi jual bersih oleh investor asing terus berlanjut. Pada perdagangan sebelumnya, net foreign sell di pasar reguler Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp922,68 miliar.
Rekomendasi Saham Hari Ini
Tim Riset CGS International Sekuritas memberikan rekomendasi akumulasi beli pada saham pada hari ini, Selasa, 11 Maret 2025, yaitu:
- MAPI
- BUMI
- INDY
- JPFA
- SCMA
- ICBP







