Scroll untuk baca artikel
Ekonomi

Perusahaan Teknologi Dunia ini PHK Karyawan Tanpa Pesangon, ini Alasannya

×

Perusahaan Teknologi Dunia ini PHK Karyawan Tanpa Pesangon, ini Alasannya

Sebarkan artikel ini

Dalam surat tersebut, perusahaan meminta karyawan segera mengembalikan semua akses dan aset milik perusahaan.

Sejumlah karyawan melakukan aksi terkait PHK tanpa pesangon. Dok Antara Foto
Sejumlah karyawan melakukan aksi terkait PHK tanpa pesangon. Dok Antara Foto

Jakarta (Kronikdaily.com) — Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) terus menerpa industri teknologi. Kali ini, Microsoft memecat sejumlah karyawan karena alasan performa kerja yang rendah. Keputusan itu mengejutkan publik karena PHK beberapa karyawan berhenti tanpa menerima pesangon.

Laporan Business Insider menyebut Microsoft mengirimkan surat PHK kepada karyawan yang gagal memenuhi standar kinerja. Dalam surat tersebut, perusahaan meminta karyawan segera mengembalikan semua akses dan aset milik perusahaan.

Karyawan yang terkena PHK harus menyerahkan kunci, kartu identitas, telepon kantor, dan perlengkapan kerja lainnya pada hari yang sama, tetapi tanpa menerima pesangon. Microsoft juga mencabut akses karyawan ke sistem internal, email, dan gedung perusahaan secara langsung.

BACA JUGA: 15 Pekerjaan yang Terancam Punah Akibat AI, PHK Massal di Indonesia Makin Menggila

Langkah itu mencerminkan pendekatan baru Microsoft dalam mengelola kinerja internal. Selama beberapa bulan terakhir, para manajer mengevaluasi tim mereka berdasarkan skor minimal 80.

Beberapa departemen terdampak kebijakan itu, termasuk divisi keamanan, perangkat dan pengalaman, penjualan, serta unit game. Meski begitu, Microsoft menyatakan PHK tersebut berbeda dari pemangkasan biasa dan murni berdasarkan kinerja individu.

Isi surat PHK menyebut karyawan tidak lagi mendapatkan izin bekerja atau mewakili Microsoft mulai hari itu. Perusahaan juga mengingatkan mantan pegawai untuk menjaga kerahasiaan informasi dan tidak menyalahgunakan data internal.

Dalam pernyataan resmi ke Business Insider, juru bicara Microsoft menegaskan akan memprioritaskan pegawai berprestasi tinggi. Microsoft juga tetap berupaya membantu karyawan berkembang selama bekerja.

Namun, perusahaan mengingatkan catatan kinerja dan alasan PHK akan memengaruhi peluang kerja di masa depan. Microsoft mempertimbangkan rekam jejak tersebut jika mantan karyawan ingin melamar kembali.

Fenomena itu menunjukkan gelombang restrukturisasi besar di sektor teknologi. Bahkan, Google menawarkan pesangon sukarela di beberapa unit. Amazon juga melakukan pemangkasan staf pada bagian komunikasi dan tim tanggung jawab perusahaan.

Langkah perusahaan-perusahaan besar itu menjadi cerminan dunia kerja di sektor teknologi makin kompetitif dan menuntut kinerja optimal.