Scroll untuk baca artikel
Ekonomi

Rekomendasi Saham Hari ini 12 Maret 2025, IHSG Masih Melemah

×

Rekomendasi Saham Hari ini 12 Maret 2025, IHSG Masih Melemah

Sebarkan artikel ini
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Rabu. Dok ANTARA
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Rabu. Dok ANTARA

Jakarta — Sejumlah rekomendasi saham untuk investor di tengah potensi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang kembali melemah pada perdagangan Rabu, 12 Maret 2025. Hal itu seiring tren IHSG yang turun 0,79 persen ke level 6.545 pada perdagangan sebelumnya.

Terdapat 416 saham terkoreksi dengan hanya 192 saham yang mengalami kenaikan dan 197 saham stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp9,77 triliun, lebih tinggi daripada sehari sebelumnya yang hanya Rp9,46 triliun.

Sentimen Pasar

Tim Riset PT CGS International Sekuritas Indonesia menyebutkan koreksi pada tiga indeks utama Wall Street menjadi faktor utama pelemahan IHSG.

Investor khawatir kebijakan tarif impor yang akan Presiden AS, Donald Trump, terapkan. Indeks Dow Jones turun 0,94 persen, S&P 500 melemah 0,75 persen, dan Nasdaq turun tipis 0,18 persen.

Level Support dan Resistance IHSG

IHSG bisa bergerak variatif dengan kecenderungan melemah. Level support berada di 6.495 dan 6.445, sedangkan resistance ada di 6.600 dan 6.650.

Investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih. Pada perdagangan sebelumnya, net foreign sell di pasar reguler Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp247,8 miliar.

Sentimen Positif dari Kenaikan Harga Komoditas

Beberapa komoditas unggulan mengalami kenaikan harga, seperti minyak mentah, timah, emas, batu bara, tembaga, perak, dan bubur kertas. Hal itu berpotensi memberikan dorongan bagi saham-saham berbasis komoditas.

Rekomendasi Saham Hari Ini

Tim Riset CGS International Sekuritas memberikan rekomendasi akumulasi beli pada saham untuk perdagangan Rabu, 12 Maret 2025, yaitu ASII, BBNI, JPFA, AKRA, MAPI, dan SSIA. Tim riset menyarankan investor untuk mencermati pergerakan pasar dan menerapkan strategi investasi yang sesuai kondisi terkini.