Bekasi — Banjir besar melanda Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa (4/3) pagi. Puluhan mobil yang terparkir di Ruko Grand Galaxy City terendam air setinggi 1,2 meter. Air berwarna kecoklatan terus naik perlahan, sementara cuaca di lokasi masih mendung.
Banjir tersebut turut menghambat aktivitas warga dan pemilik usaha di sekitar Bekasi. Beberapa kendaraan tampak terendam hampir seluruh bodinya.
Sejumlah warga berusaha menyelamatkan barang berharga dari dalam mobil sebelum ketinggian air bertambah.
Banjir juga melumpuhkan beberapa wilayah di DKI Jakarta dan sekitarnya. Hingga pukul 06.00 WIB, air merendam 46 RT dan 4 ruas jalan. Beberapa warga terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
Status siaga meningkat di beberapa pintu air utama. Bendung Katulampa naik ke siaga 1 pada Senin pukul 21.30 WIB, menandakan potensi banjir besar di wilayah hilir.
Pos Pantau Pesanggrahan berada di siaga 3 sejak pukul 19.00 WIB, sedangkan Pos Pantau Depok mencapai siaga 1 pada Selasa pukul 00.30 WIB.
Warga diminta meningkatkan kewaspadaan dan segera mengungsi jika kondisi memburuk. Petugas gabungan bersiaga untuk membantu evakuasi dan menyalurkan bantuan bagi korban terdampak.
Selain di Bekasi, banjir juga menerjang kawasan Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor, pada Minggu (2/3/2025) malam.
Arus deras air menyebabkan rumah–rumah warga hancur, jembatan putus, serta ribuan orang terdampak. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 346 warga masih mengungsi akibat banjir itu.










