Jakarta (Kronikdaily.com) – Investor pasar masih harus mewaspadai potensi koreksi lanjutan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis, 10 April 2025. Namun, indeks saham Indonesia juga bisa menguat terbatas menuju area resistance terdekat.
Hal itu melihat IHSG kembali melemah 0,47 persen ke level 5.967 sesi hari sebelumnya, Rabu, 9 April 2025. Tekanan jual mendominasi pasar dengan 307 saham turun, sedangkan 298 saham naik dan 188 saham stagnan.
Aktivitas perdagangan menurun dengan nilai transaksi Rp12,08 triliun, jauh di bawah nilai transaksi hari sebelumnya yang mencapai Rp20,95 triliun. Volume transaksi juga ikut menyusut menjadi 18,6 miliar saham, turun dari 22,79 miliar saham pada perdagangan Selasa.
BACA JUGA: Waspada Koreksi Lanjutan IHSG Hari ini 9 April 2025
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menilai IHSG masih tertekan peningkatan volume penjualan. Pergerakan IHSG saat ini berada dalam fase Wave (iii) dari Wave [v].
Secara teknikal, IHSG berpotensi menguji resistance di kisaran 6.122 hingga 6.196 pada perdagangan 10 April 2025. Namun, ia juga mengingatkan akan risiko koreksi lanjutan menuju area 5.633 hingga 5.770.
Ia menyarankan para pelaku pasar mencermati level support IHSG di 5.825 dan 5.742. Resistance terdekat berada di kisaran 6.142 hingga 6.265. MNC Sekuritas merekomendasikan strategi beli saat harga melemah (Buy on Weakness) untuk saham AADI, BRIS, DEWA, dan INDF.











