Scroll untuk baca artikel
Ekonomi

Pemerintah Kembali Buka Kuota Baru PLTS Atap, Begini Cara Pengajuannya

×

Pemerintah Kembali Buka Kuota Baru PLTS Atap, Begini Cara Pengajuannya

Sebarkan artikel ini

Langkah itu untuk mengakomodasi lonjakan minat masyarakat dan industri dalam menggunakan energi bersih.

PLTS ATAP. Pekerja melakukan perawatan panel surya di pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan membuka kembali kuota pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap pada pertengahan 2025. ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI
PLTS ATAP. Pekerja melakukan perawatan panel surya di pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan membuka kembali kuota pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap pada pertengahan 2025. ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI

Kronikdaily.com (Jakarta) — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan membuka kembali kuota pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap pada pertengahan 2025. Langkah itu untuk mengakomodasi lonjakan minat masyarakat dan industri dalam menggunakan energi bersih.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Eniya Listiani Dewi, menyampaikan pembukaan kuota mulai 1 Juli 2025. Masyarakat yang berminat dapat mengajukan permohonan melalui aplikasi PLN Mobile.

“Silakan unduh aplikasi PLN Mobile dan ajukan kuota untuk pasang solar rooftop. Prosesnya bisa sendiri atau lewat vendor,” kata Eniya dalam acara Human Capital Summit 2025.

BACA JUGA: Kejar Target Transisi Energi Usung Roadmap Hidrogen dan Amonia

Eniya menegaskan, tingginya permintaan dari pelaku industri menjadi alasan utama penambahan kuota PLTS Atap. Banyak perusahaan yang ingin mengurangi biaya listrik PLN dengan beralih ke energi matahari. “Permintaan dari sektor industri terus meningkat. Kami akan menambah kuota sesuai arahan Menteri ESDM,” ujarnya.

PLTS Atap Efisien dan Ramah Lingkungan

Sekretaris Jenderal Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI), I Made Aditya Suryawidya, menilai lonjakan permintaan PLTS Atap merupakan respons alami terhadap tingginya biaya listrik konvensional.

Terutama, sektor industri melihat PLTS sebagai solusi efisien untuk menekan pengeluaran. “Banyak pabrik mulai tertarik memasang PLTS Atap karena efisiensi dan keberlanjutannya,” kata Made.

Kapasitas PLTS Atap Tembus 406,78 MW

Menurut data Kementerian ESDM, hingga Maret 2025 total kapasitas PLTS Atap terpasang di Indonesia mencapai 406,78 Megawatt (MW). Jumlah tersebut berasal dari 10.437 pelanggan aktif PLN yang memasang sistem energi surya.

Pemerintah berharap tren itu terus tumbuh demi mempercepat transisi menuju energi terbarukan dan mendukung target net zero emission Indonesia.